KetikaBeban Terasa Berat Apa yang akan engkau lakukan ketika engkau diberi sebuah amanah yang engkau merasa tak mempunyai kemampuan tuk menjalankannya sementara di satu sisi tak ada seorangpun yang mau menjalankan amanah tersebut karena di zaman sekarang sudah terlalu sedikit orang yang mau menautkan hati di jalan da'wah.
Bayanganyang menghantui ternyata benar, kata Romo Harjo. Baginya, sepanjan tiga bulan pertama, menjalankan tugas itu serasa memikul beban berat dan melelahkan. Selain tugas mengajar beberapa mata pelajaran yang kurang ia kuasai, ketidaktahuan tentang apay ag mesti ia lakukan terhadap para seminari menjadi beban menta tersendiri.
Akanada kelegaan ketika kita mengakui dosa. Sama seperti meletakkan beban yang begitu berat yang ada di pundak kita. Membuang barang busuk yang ada dalam hidup kita. Bayangkan saja ketika kita tetap membawa beban yang berat itu terus-menerus dan menyimpan barang busuk sekian lama. (vlo) (Renungan Harian Kejadian 32: 1-21 | Mengakui Dosa)
Menjadipribadi yang terus menerus menebarkan kasih dan pengampunan kepada siapa saja di setiap waktu, walau terasa berat dan menyakitkan. Menapaki jalani penderitaan dan memanggul beban hidup dengan penuh kesetiaan; Taat mengikuti sikap hidupNya, tidak menyimpang dari jalanNya
5Agustus: Panggilan Allah yang Membingungkan. Renungan hari ini, panggilan Allah (apa yang Dia maksudkan dan inginkan untuk kita ikut serta di dalamnya) tidak pernah dapat dipahami, kecuali secara batiniah. Bahkan, Oswald Chambers menyebutnya sebagai panggilan yang membingungkan.
Begitupula, ketika beban hidup kita terasa terlalu berat, sehingga kita menjadi putus asa dan iman kita'pun menjadi patah, TUHAN pun dgn belas kasih, rahmat dan kesetiaan-Nya akan meraut kita, sehingga kita dapat kembali berguna di tangan TUHAN. Sobatku, yang harus kita cermati dalam renungan pagi ini adalah, ketika TUHAN meraut, maka
Ketikabeban hidup dan persoalan berat melanda hidup saudara kemudian saudara bertanya kepada Tuhan dimana Kasih Setia-Mu yang selalu baru, dimana rahmat-Mu yang kiranya tidak habis-habis-Nya. Coba saudara kembali sejenak merenungkan perjalanan hidup saudara, bagaimana Tuhan menuntun saudara dan melalui hari demi hari sampai pada saat ini.
MenemukanKasih Allah dalam Yesus Bacaan ayat: Yohanes 1:14 (BIMK) Sabda sudah menjadi manusia, Ia tinggal di antara kita, dan kita sudah melihat keagungan-Nya. Keagungan itu diterima-Nya sebagai
PyKw2I. Ayub 3621 "Jagalah dirimu, janganlah berpaling kepada kejahatan, karena itulah sebabnya engkau dicobai oleh sengsara." Tak seorang pun mau menjalani hidup dengan memikul beban yang berat, artinya semua orang ingin terbebas dari beban, apa pun bentuknya. Mana lebih enak berjalan membawa tas di punggung yang isinya sesuatu yang berat, atau berjalan santai tanpa membawa barang apa pun? Pastinya lebih enak berjalan tanpa membawa apa-apa. Tapi tak bisa dipungkiri bahwa hari-hari yang sedang kita hadapi saat ini begitu berat, semakin hari tantangan hidup semakin besar, beban hidup yang harus kita tanggung pun ssemakin berat. Banyak orang menjadi putus asa dan frustasi karena tak sanggup menanggung beban yang begitu menekan dan memberati, langkah pun serasa terseok-seok. Bagaimana supaya kita dapat bertahan dan mampu melewati hari-hari yang penuh beban ini? Mari belajar memiliki penyerahan hidup sepenuhnya kepada Tuhan. Bukankah Tuhan telah berfirman, "Marilah kepada-Ku, semua yang letih lesu dan berbeban berat, Aku akan memberi kelegaan kepadamu." Milikilah respons hati yang benar dalam menyikapi setiap beban yang ada. 'Beban' atau pergumulan hidup seharusnya semakin mendorong kita untuk semakin mendekat kepada Tuhan, hidup mengandalkan Tuhan dan tak lagi mengandalkan kekuatan sendiri "Karena ia tahu jalan hidupku; seandainya ia menguji aku, aku akan timbul seperti emas." Ayub 2310
Hidup dipenuhi oleh banyak beban rasanya memang begitu berat. Kamu harus menghadapi masalah demi masalah dalam hidupmu yang tidak pernah selesai. Setiap hari beban yang ada pun semakin besar dan kamu merasa tidak mampu lagi menghadapinya. Pikiranmu juga terasa buntu saat mencari solusi dari setiap masalah. Beban hidup yang berat akan membuatmu semakin lemah, tetapi tetaplah percaya pada dirimu sendiri. Setiap kekurangan pasti ada kelebihannya. Begitu juga setiap masalah akan ada solusinya. Yakinkan dirimu untuk kuat dan lakukan 5 hal ini saat merasa beban hidup semakin berat!1. Step by step, selesaikan masalahmu mulai dari yang paling pertama, catat semua masalah yang ada kemudian urutkan dari yang paling mudah. Mungkin terasa janggal ketika kamu mulai menulis setiap masalah yang kau hadapi. Namun ini dapat memberimu kekuatan untuk mencari solusi dari tiap-tiap beban yang ada. Ketika selesai satu masalah, kamu akan semakin antusias dan semangat menghadapi masalah yang lain. 2. Terapkan ilmu sedekah, apa yang kamu berikan akan kembali menjadi salah satu cara untuk meringankan beban dalam hidupmu. Jangan pernah takut untuk berbagi kepada orang lain yang membutuhkan. Karena semakin banyak yang kau berikan, maka semakin banyak pula kebaikan yang akan kau dapatkan. Bisa jadi sedekah membuka jalan keluar dari masalah yang kau hadapi. 3. Buatlah keputusan dari pilihan yang tidak pernah kau bayangkan selama Mungkin dari terbatasnya pilihan yang tersedia, ada satu pilihan yang begitu kau takutkan. Bahkan tidak pernah kau bayangkan selama ini. Di sinilah kamu harus keluar dari zona aman atas masalah yang sedang terjadi. Meskipun pilihan yang akan kau pilih membuat hidupmu kurang nyaman, tetapi bisa jadi sebuah jalan keluar dari beban hidup yang kau tanggung. Berani mengambil pilihan yang berbeda juga mengubahmu lebih baik lagi ke depan. Baca Juga 5 Pengingat untuk Halau Rasa Putus Asa Saat Hidup Dirundung Masalah 4. Sederhanakan ekspektasi dalam bebas bermimpi dan bercita-cita setinggi mungkin. Namun dalam menghadapi kenyataan dalam hidup, turunkan ekspetasi tinggi yang selama ini mengekangmu. Bebanmu akan semakin berat ketika khayalanmu tentang keindahan hidup tak bisa kau dapatkan. Berpikirlah realistis, bahwa hidup juga butuh kekurangan untuk mengimbangi kelebihan yang kita Bebanmu akan terasa ringan jika kamu masalah yang ada semakin besar, maka tidak ada pilihan lain selain bersabar menghadapinya. Yakinlah bahwa dengan bersabar, semua beban akan terasa ringan. Meskipun tidak mudah, kamu harus belajar melatih kesabaran dalam dirimu. Akan ada waktu dimana masalah akan selesai dengan sendirinya, maka kesabaran begitu penting dalam masa penantian waktu yang indah beban terasa semakin berat, tetaplah tenang dan mulailah melangkah mencari solusi atas setiap masalah. Usahamu untuk terbebas dari beban tersebut tidaklah sia-sia. Kamu akan mendapatkan kemudahan setelah banyaknya kesulitan yang kamu alami. Baca Juga 5 Realitas yang Bikin Kamu Terima Hidup Pasti Ada Masalah IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.
Hidup memang penuh misteri dengan segala kebahagiaan, kesedihan, keberuntungan, kemalapetakaan, dan lainnya. Ketika sedang dalam keadaan senang, kita berharap agar terus merasakan hal tersebut. Hingga terkadang lupa hidup juga memiliki dua sisi, yakni baik dan yang buruk seringkali membuat diri merasakan pahitnya hidup layaknya secangkir kopi hitam pekat. Nah saat hidupmu terasa berat, coba ucapkan kalimat penguat ini pada dirimu sendiri. 1. Sabar, tahan sebentar lagiPexels/DariaShevtsovaKetika dirundung masalah bertubi-tubi, begitu berat terasa untuk menghadapi realita. Beban di pundak membuat diri lebih susah payah melangkahkan kaki melewati jalan terjal nan semua sudah diusahakan dan didoakan, hanya sabar yang bisa dilakukan. Sabar adalah hal terberat bagi manusia ketika dihadapkan pada peliknya saja, jika kita mampu untuk tetap sabar, akan ada ganjaran besar setelahnya dan hadiah terindah akan menantimu di luar sana. 2. Kamu tidak payah, hanya saja cobaan ini melatihmu menjadi kuatunsplash/enricocarcasciMemang wajar mendapatkan cobaan membuat diri kita dilanda keluhan, ketidakberdayaan, dan kadang melabeli diri sebagai seorang yang payah. Hal ini membuat kita merasa menjadi percayalah keadaan ini bukan untuk membuatmu payah. Hanya saja cobaan ini bertujuan untuk melatih mentalmu agar lebih kuat. Baca Juga 6 Langkah Hidup yang Bikin Masa Depanmu Jauh dari Penyesalan 3. Kamu tetap berharga Pexels/Ali PazaniCobaan hidup yang berat membuat kita merasa lemah dan tidak berharga karena kepercayaan diri juga turut menyusut. Dalam keadaan diri yang tidak berdaya itu pun kamu tetap seorang yang berharga. Kamu tetap bisa melewati segala problema yang ada dan kamu berhak mendapatkan hal baik setelah kesedihan terus Kamu harus yakin, semua pasti akan terlalui pelan-pelanpexels/tobiIngatlah kamu hingga tiba pada saat ini karena telah berhasil melewati rintangan yang begitu rupa. Konsepnya, pelan-pelan semua akan terlewati. Toh ketika sudah berhasil melewatinya, kita akan bergumam sendiri bahwa "oh ternyata aku mampu ya."5. Disamping cobaan pasti ada kebahagiaan, tunggulah waktu yang sempurna akan tiba Pexels/JeffreyCzumHukum alam akan berlaku seperti halnya ada suka ada duka. Ada cepat ada lambat begitupun ada cobaan pasti ada kebahagiaan. Semua sudah sesuai dengan takarannya dan waktunya masing-masing. Oleh karena itu, jika kamu merasa cobaan tak silih berganti, percayalah kebahagiaan sedang menanti. Tunggu tanggal main yang pasti. Kalimat di atas sangat manjur diterapkan kepada diri sendiri ketika keadaan sedang terpuruk karena perlahan akan mengembalikan semangatmu untuk kembali berjuang menghadapi segala cobaan. Baca Juga 5 Cara Mengontrol Kembali Hidupmu Ketika Diterpa Banyak Masalah IDN Times Community adalah media yang menyediakan platform untuk menulis. Semua karya tulis yang dibuat adalah sepenuhnya tanggung jawab dari penulis.